
Malinau adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara yang menyimpan kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Terletak di jantung Borneo, wilayah ini memiliki lebih dari 90 titik destinasi wisata yang sebagian besar belum terjamah secara komersial. Mayoritas objek wisatanya berupa wisata alam, diikuti oleh wisata budaya dan buatan.
Dengan luas wilayah yang dominan berupa hutan tropis serta keberadaan banyak suku Dayak yang masih menjaga adat istiadatnya, Malinau menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari daerah lain di Indonesia.
Sumber: https://borneo24.com/2023/03/05/90-objek-wisata-ditemukan-di-malinau-dominan-wisata-alam
Air Terjun Semolon
Salah satu destinasi andalan di Malinau adalah Air Terjun Semolon yang berada di Desa Paking, Kecamatan Mentarang. Air terjun ini terdiri dari sembilan tingkatan batu alami yang membentuk kolam-kolam alami di setiap levelnya.
Uniknya, Air Terjun Semolon memiliki dua sumber air berbeda yaitu air panas dan air dingin. Warga setempat mempercayai bahwa air panas di sini memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit kulit dan menjaga kesehatan.
Jarak tempuh dari pusat kota Malinau sekitar 44 kilometer dan dapat ditempuh dalam waktu 1,5 hingga 2 jam menggunakan kendaraan darat.
Desa Wisata Setulang dan Hutan Adat Tane’ Olen
Desa Setulang merupakan desa wisata budaya milik suku Dayak Kenyah Oma Lung yang sangat menjaga kearifan lokal dan kelestarian lingkungan. Di desa ini terdapat kawasan hutan adat yang disebut Tane’ Olen seluas 4.300 hektare. Hutan ini dijaga dan dikelola secara turun-temurun oleh masyarakat desa.
Wisatawan yang datang ke Desa Setulang bisa menikmati kegiatan trekking di dalam hutan, menyaksikan tarian adat, menginap di rumah panjang, dan belajar membuat tenun tradisional.
Sumber: https://www.mongabay.co.id/2019/11/12/konservasi-dan-ekowisata-di-hutan-adat-setulang/
Air Terjun Gunung Rian
Air Terjun Gunung Rian merupakan destinasi alam lain yang berada tak jauh dari pusat kota. Terletak di tengah hutan tropis, air terjun ini menyajikan pemandangan alam yang menenangkan. Akses menuju lokasi cukup mudah, sehingga cocok untuk wisata keluarga maupun aktivitas fotografi.
Selain panorama air terjun, kawasan ini juga menjadi habitat bagi flora khas Kalimantan seperti pohon ulin dan rotan liar.
Sumber: https://www.pariwisatakaltara.com/objek-wisata/detail/air-terjun-gunung-rian
Gunung Sidi di Desa Long Loreh
Gunung Sidi terletak di Desa Long Loreh, sebuah desa wisata yang berhasil masuk dalam 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Gunung ini cocok untuk pendaki pemula dan menawarkan pemandangan matahari terbit yang spektakuler dari atas puncaknya.
Desa Long Loreh juga memiliki kekayaan budaya Dayak yang masih hidup, sehingga menjadi salah satu destinasi unggulan pariwisata budaya di Kalimantan Utara.
Sumber: https://kaltara.prokal.co/read/news/7834-long-loreh-wakili-kaltara-masuk-75-desa-wisata-terbaik.html
Tajan Frank Park
Tajan Frank Park adalah taman rekreasi keluarga yang terletak di Kecamatan Malinau Barat. Taman ini menyediakan berbagai fasilitas hiburan seperti kolam renang anak, flying fox, sepeda air, dan arena bermain lainnya.
Lokasinya yang strategis membuat taman ini menjadi tempat favorit masyarakat Malinau untuk menghabiskan waktu akhir pekan bersama keluarga.
Sumber: https://kaltara.tribunnews.com/2024/04/12/taman-tajan-frank-park-ramai-pengunjung-di-lebaran
Kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang
Taman Nasional Kayan Mentarang merupakan kawasan konservasi yang sebagian wilayahnya masuk dalam Kabupaten Malinau. Kawasan ini memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dan menjadi tempat hidup berbagai satwa langka seperti orangutan Kalimantan, macan dahan, dan burung enggang.
Taman nasional ini cocok untuk wisatawan minat khusus, peneliti, hingga pegiat lingkungan yang ingin melihat langsung kekayaan alam Kalimantan yang masih terjaga.
Sumber: https://www.wwf.id/program/program-di-kalimantan/taman-nasional-kayan-mentarang
Panggung Budaya Padan Liu' Burung
Padan Liu' Burung adalah panggung budaya terbuka yang terletak di pusat Kota Malinau. Lokasi ini menjadi pusat perayaan budaya tahunan seperti Festival Irau, di mana berbagai pertunjukan seni Dayak digelar secara meriah.
Melalui pagelaran ini, masyarakat Malinau menjaga dan memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda maupun wisatawan luar.
Sumber: https://www.antaranews.com/berita/3670935/festival-irau-2023-rayakan-warisan-budaya-dayak
Mengapa Wisata di Malinau Layak Dikunjungi?
Malinau memiliki kombinasi yang unik antara alam liar yang indah dan budaya yang terjaga. Destinasi ini cocok untuk wisatawan yang mencari pengalaman baru di luar jalur mainstream. Selain keindahan alamnya, keramahan warga lokal dan kearifan budaya membuat kunjungan ke Malinau menjadi pengalaman yang membekas.
Butuh Jasa Dokumentasi Video untuk Wisata atau Event?
Jika Anda sedang merencanakan perjalanan wisata, ekspedisi dokumenter, atau liputan budaya di Malinau dan sekitarnya, pastikan setiap momen indah terekam dengan baik. Jasa Video Malinau CV De Productions hadir sebagai partner dokumentasi video profesional yang siap membantu Anda dari tahap perencanaan hingga hasil akhir yang sinematik.
CV De Productions telah berpengalaman menangani berbagai proyek video wisata, dokumentasi budaya, video promosi daerah, hingga film pendek. Didukung dengan peralatan canggih, drone, dan tim kreatif yang memahami sudut pandang lokal, hasil dokumentasi Anda akan memiliki nilai estetika sekaligus informatif.
Jangan ragu untuk menghubungi CV De Productions jika Anda memerlukan dokumentasi profesional yang mampu menangkap esensi dan keindahan dari setiap tempat yang Anda kunjungi di Malinau.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi langsung tim CV De Productions atau kunjungi media sosial mereka.